Alasan Sabun Mandi Tidak Baik Untuk Vagina

"Sabun mandi ga bagus dipakai untuk miss V loh!" Sering mendengar informasi ini? Ya, memang pada dasarnya sabun tubuh tidak disarankan untuk digunakan pada miss V. Namun masih banyak kaum hawa yang tidak tahu atau bahkan tidak peduli akan hal tersebut, untuk itulah pentingnya mengetahui alasan kenapa sabun mandi biasa tidak baik untuk membersihkan daerah kewanitaan.

Alasan Sabun Mandi Tidak Baik Untuk Vagina

Sebelumnya ayo kenali dulu keadaan miss V lebih dalam. Saat awal memasuki masa pubertas hingga masa sebelum menopause miss V berada dalam pengaruh hormon esterogen. Sehingga pH menjadi 3.8 - 4.5, pH ialah potential Hidrogen, atau tingkat keseimbangan asam dan basa. Pada tingkat normal pH adalah 7 seperti air, semakin turun akan semakin asam seperti yang terjadi pada miss V.

Tingkat keasaman sudah secara alamiah terjadi untuk menjaga organ intim wanita dari bakteri dan kuman jahat, sementara memelihara bakteri baik pada miss V. Maka dari itu penting sekali menjaga kesimbangan pH dengan tidak menggunakan sabun mandi untuk membersikan daerah kewanitaan, karena sabun mandi memiliki pH sekitar 5.5 yang dapat membunuh bakteri baik pada miss V.

Sehingga disarankan untuk menggunakan sabun khusus dengan pH yang sesuai dengan keadaan miss V, yaitu sabun tanpa alkohol dengan pH 3.8. Sabun pembersih khusus ini dapat digunakan hingga masa sebelum menopause, untuk mencegah penyakit seksual dan infeksi vagina.

Pada saat memasuki masa menopause kadar pH pada miss V berubah menjadi pH 6.8. Perubahan ini terjadi karena berubahnya hormon pada tubuh wanita, sehingga perlindungan terhadap bakteri juga semakin berkurang. Pada masa inilah daerah kewanitaan semakin harus dirawat salah satunya dengan menggunakan sabun khusus perawatan organ intim wanita saat dan setelah menopause.

Gunakanlah sabun yang memiliki pH 6.8 yang sesuai dengan pH pada miss V saat menopause dari Sebamed yang mengerti dan menjamin kesehatan organ intim wanita lebih mendalam. Ayo jaga dan lindungi kesehatan daerah kewanitaan dari berbagai penyakit, dengan membersihkannya secara rutin dan melakukan cek kesehatan pada dokter ahli.

Rekomendasi untuk Anda