Tips Melindungi Mata untuk Penderita Diabetes

Menderita diabetes berarti Kamu juga punya risiko yang lebih tinggi terkena masalah mata, seperti retinopati diabetik, diabetik makular edema, katarak, dan glaukoma. Permasalahan mata tersebut bisa menyebabkan Kamu mengalami penurunan kualitas penglihatan, hingga kebutaan. Cara terbaik untuk mencegah masalah tersebut tentu saja adalah dengan rutin mengontrol diabetes. Dengan begitu, Kamu bisa mencegah kondisi gula darah tinggi yang bisa menyebabkan kerusakan pembuluh darah dan protein akibat glukosa.

Tips Melindungi Mata untuk Penderita Diabetes

Sebagai penderita diabetes, Kamu tetap bisa dengan mudah menjaga kesehatan mata. Berikut 10 tips melindungi kesehatan mata untuk penderita diabetes, seperti yang dilansir oleh portal kesehatan WebMD! (UH/WK).

Olahraga Teratur


Olahraga adalah aktivitas yang wajib dilakukan setiap orang. Olahraga ringan dan rutin bisa menurunkan gula darah dan tekanan darah tinggi, serta meningkatkan kolesterol baik HDL. Ketiga hal tersebut sangat memengaruhi kesehatan pembuluh darah di mata. Kamu tidak perlu olahraga terlalu keras, lakukan saja olahraga ringan, namun dengen intensitas yang cukup. Olahraga ringan yang dimaksud meliputi jalan cepat, atau bisa juga membersihkan rumah. Setiap orang harus bisa melakukan olahraga ringan setidaknya 30 menit dalam sehari. Kalau Kamu memilih fitness sebagai pilihan olahraga, sebaiknya konsultasikan dulu dengan dokter.

Makan Ikan


Penelitian menunjukkan bahwa kandungan omega-3 pada lemak ikan salmon, tuna, makarel dan sardin dapat menurunkan risiko retinopati diabetik. Berdasarkan hasil penelitian ilmuwan, omega-3 dapat membantu melawan inflamasi dan pertumbuhan abnormal pembuluh darah di mata. Omega-3 juga membantu mengontrol kolesterol, dan hal itu juga baik dalam menjaga kesehatan pembuluh darah. Sebagai tips, konsumsilah 2 porsi ikan dalam seminggu.

Meditasi


Stres dapat meningkatkan glukosa dan tekanan darah. Menurut ahli, meditasi dapat membantu menurunkan stres. Maka itu, bermeditasilah untuk menyegarkan pikiran dan tubuh. Hubungi terapis atau psikolog jika Kamu membutuhkannya.

Minum Banyak Air Putih


Dehidrasi juga dapat meningkatkan kadar gula darah. Soda dan jus memang bisa mengurangi dehidrasi, namun keduanya juga akan meningkatkan kadar glukosa dalam darah. Oleh sebab itu, pilihan terbaik tentu saja adalah air putih. Kalau Kamu ingin mengonsumsi minuman yang mengandung rasa, cobalah infused water, yaitu air putih yang dicelupkan beberapa potongan buah.

Gunakan Kacamata Pelindung


Sinar UV matahari yang terlalu menyengat dapat merusak mata dan meningkatkan risiko Kamu terkena masalah mata. Kalau Kamu sudah terkena diabetes, risiko terkena penyakit mata memang tetap tinggi. Namun, Kamu bisa melakukan pencegahan lain, salah satunya dengan melindungi mata dari sinar matahari. Oleh sebab itu, kalau sedang beraktivitas di luar ruangan, gunakanlah kacamata hitam pelindung.

Konsumsi Sayuran Hijau


Sayuran berwarna hijau gelap, seperti bayam, kangkung, dan selada, memiliki banyak nutrisi lutein dan zeaxanthin. Zat antioksidan tersebut membantu melindungi sel-sel di dalam retina. Selain itu, sayuran-sayuran tersebut seringkali juga mengandung vitamin E yang bisa mencegah katarak.

Konsumsi Obat Secara Rutin


Sebagai penderita diabetes, Kamu harus rutin mengonsumsi obat untuk mengontrol diabetes. Kamu harus memerhatikan aturan pakainya, seperti kapan, bagaimana, dan seberapa banyak yang harus dikonsumsi. Insulin harus disimpan di suhu khusus sesuai dengan instruksi dokter. Konsultasikan dengan dokter jika gula darah Kamu sering meningkat dan menurun. Kemungkinan, dosis obat yang Kamu konsumsi harus ditambah atau dikurangi.

Konsumsi Serat


Serat dapat memperlambat masuknya glukosa ke dalam sistem tubuh. Selain itu, makanan yang mengandung serat larut juga bisa menurunkan kadar kolesterol buruk LDL. Ahli nutrisi pada umumnya merekomendasikan konsumsi serat sekitar 5 – 10 gram perhari. Jadi, mulailah hari Kamu dengan mengonsumsi oatmeal di pagi hari. Makanan lain yang mengandung kadar serat tinggi adalah kacang-kacangan, okra, terong, dan buah yang mengandung pektin tinggi, seperti apel, stroberi, dan anggur.

Berhenti Merokok


Merokok bukan hanya tidak baik untuk kesehatan, tapi juga membahayakan kesehatan mata. Misalnya, rokok meningkatkan risiko Kamu terkena katarak sebanyak dua kali lipat. Apalagi kalau Kamu juga menderita diabetes, risikonya menjadi semakin tinggi. Perokok juga memiliki risiko yang lebih tinggi terkena retinopati diabetik.

Rutin Periksa Mata


Pada kebanyakan kasus, orang tidak menyadari ketika terjadi perubahan pada penglihatan di awal, maka sebenarnya itu bisa jadi pertanda terjadinya kerusakan mata. Oleh sebabnya, supaya bisa terdeteksi dini, rutinlah periksa mata ke dokter. Hal ini khususnya sangat penting untuk penderita diabetes. Pemeriksaan mata setidaknya satu kali setahun akan memudahkan dokter memeriksa keadaan retina. Dengan begitu, dokter akan bisa mendeteksi jika terjadi kerusakan dini. Semakin dini diagnosisnya, semakin mudah juga kondisinya ditangani.

Rekomendasi untuk Anda