Cara Pencegahan Pemerkosaan

Cara Pencegahan Pemerkosaan

Beberapa pencegahan pemerkosaan antara lain


1. Berpakaian santun, berperilaku, bersolek tidak mengundang perhatian pria.
2. Melakukan aktifitas secara bersamaan dalam kelompok dengan banyak teman, tidak berduaan.
3. Di tempat kerja bersama teman atau berkelompok, tidak berduaan dengan sesama pegawai atau atasan.
4. Tidak menerima tamu laki-laki ke rumah, bila di rumah seorang diri.
5. Ketika berpergian, hindari sendirian, tidak menginap, bila orang tersebut merayu tegaskan bahwa perkataan dan sentuhannya membuat anda merasa risih, tidak nyaman, dan cepatlah meninggalkannya.
6. Waspada terhadap berbagai cara pemerkosaan seperti : hipnotis, obat-obatan dalam minuman, permen, snack, atau hidangan makanan.

Cara Menghindari Perkosaan Dari Orang Yang Dikenal Dengan Belajar Percaya Pada Perasaan Atau Insting, Meningkatkan Kewaspadaan Bila


1. Mempunyai persaan tidak enak bahwa ada sesuatu yang tidak wajar.
2. Merasa takut atau khawatir atau ingin segera meninggalkannya.
3. Merasa tidak nyaman dengan kata-kata yang diucapkan oleh orang itu.
4. Merasa risih kontak fisik dengan orang tersebut.
5. Lebih baik menyakiti hati laki-laki daripada menjadi korban pemerkosaan.

Tindakan Perempuan Pada Saat Tindak Perkosaan


1. Perempuan harus mempunyai keberanian, ketegasan untuk berkata dan keyakinan dalam mealkukan perlawanan.
2. Berterika sekencang mungkin agar orang lain mengetahui kejadian dan bisa memberikan bantuan dan menjadi saksi bila mengadukan masalah pada polisi.
3. Berusaha melawan pelaku dengan bela diri semampunya.
4. Berdoa

Sikap Terhadap Korban Perkosaan


1. Menumbuhkan kepercayaan diri bahwa hal ini terjadi bukan karena kesalahannya.
2. Menumbuhkan gairah hidup.
3. Menghargai kemauannya untuk menjaga privasi dan keamanannya.
4. Mendampingi untuk periksa atau lapor kepada polisi

Resiko Kesehatan Pada Korban Perkosaan


1. Kehamilan, dapat dicegah dengan minum kontrasepsi darurat pada 24 jam pertama.
2. Terjangkit infeksi menular seksual.
3. Cidera robek dan sayatan, cekikan, memar, bahkan sampai ancaman jiwa,
4. Hubungan seksual dengan suami mengalami gangguan memerluka waktu terbebas dari traumaataupun merasa diri telah ternoda.
5. Gejala psikologis ringan hingga gangguan psikologi berat.

Tugas Tenaga Kesehatan Dalam Kasus Tindak Perkosaan


1. Bersikap dengan baik, penuh perhatian, dan empati.
2. Memberikan asuhan untuk menangani gangguan kesehatannya.
3. Mendokumentasikan hasil pemeriksaan dan apa yang sebenarnya terjadi.
4. Memberikan asuhan pemenuhan kebutruhan psikologis.
5. Memberikan konseling dalam membuat keputusan.
6. Membantu memberitahukan pada keluarga.

Rekomendasi untuk Anda