Lebih Mengenal Gejala Penyakit Usus Buntu

Penyakit usus buntu yang dibiarkan dapat berakibat infeksi berlanjut, memengaruhi kondisi kesehatan tubuh, bahkan parahnya dapat menyebabkan kematian. Oleh karena itu, penting bagimu untuk mengenali gejala penyakit usus buntu sedini mungkin.

Lebih Mengenal Gejala Penyakit Usus Buntu

Sebelum mengetahui gejala penyakit ini, kamu perlu memahami fungsi organnya dengan baik. Usus dalam tubuh manusia sebenarnya terdiri dari dua bagian yakni usus besar dan usus kecil. Keduanya bekerja sesuai dengan fungsinya masing-masing.

Kenali Dulu Fungsi Usus Bagi Tubuhmu


Usus kecil merupakan bagian usus dengan ukuran yang cukup panjang dan terhubung dari lambung hingga usus besar dalam tubuh manusia. Bagian usus ini memiliki peran yang besar dalam proses pencernaan karena berfungsi untuk menyerap nutrisi dari makanan dan minuman yang masuk ke dalam tubuh.

Selain itu, berbagai proses pencernaan kimia juga terjadi dalam usus kecil seperti pemecahan karbohidrat menjadi energi. Organ ini juga bertugas untuk mengirimkan sisa makanan dan minuman yang sudah tidak dibutuhkan oleh tubuh masuk menuju usus besar.

Makanan berserat seperti sayuran dan buah dapat menjaga kesehatan ususmu

Sedangkan usus besar memiliki fungsi untuk memproses nutrisi makanan yang sebelumnya telah diserap oleh usus halus. Setelah diproses lebih lanjut oleh usus besar, sisa makanan akan diteruskan ke anus dalam bentuk tinja.

Dalam usus besar juga terjadi proses untuk menyerap cairan dari sisa makanan. Sekarang kamu sudah tahu seberapa penting fungsi usus bagi tubuhmu, bukan? Sudah saatnya kamu khawatir apabila fungsi organ ini mulai terganggu.

Ini Gejala Penyakit Usus Buntu yang Harus Kamu Tahu


Lebih Mengenal Gejala Penyakit Usus Buntu

Usus buntu adalah jaringan berbentuk seperti tabung yang berukuran sekitar 8-9 cm. Penyakit usus buntu terjadi ketika munculnya peradangan pada organ ini. Meskipun belum diketahui secara jelas, usus buntu diduga berperan dalam sistem kekebalan tubuh area pencernaan.

Agar organ ini tetap terjaga kesehatannya, coba kenali beberapa gejala penyakit usus buntu berikut ini :

1. Kram dan sakit pada perut bagian kanan bawah


Kamu akan merasakan nyeri di bagian kanan bawah perut. Nyeri ini kemudian dapat menjadi kram dalam waktu yang lama. Nyeri tersebut merupakan gejala usus buntu yang paling umum dirasakan penderitanya.

Nyeri perut sering kali datang tiba-tiba dan membuat seseorang terbangun di malam hari. Gejala ini juga bisa terasa semakin menyakitkan ketika kamu berjalan, menarik napas dalam, batuk, atau bersin.

2. Kehilangan nafsu makan, mual, dan muntah


Gejala usus buntu lain yang mungkin muncul adalah kehilangan nafsu makan. Penderita akan merasa dirinya tidak memiliki kekuatan atau keinginan untuk makan. Penderita juga akan mengalami mual dan muntah beberapa saat setelah nyeri pada perut timbul.

3. Diare, sembelit dan perut kembung


Gejala penyakit usus buntu selanjutnya adalah mengalami diare atau sembelit (konstipasi). Selain itu, perut juga bisa mengalami masalah dalam mengeluarkan gas atau distensi perut.

Kondisi tersebut terjadi karena adanya penyumbatan pada sebagian atau keseluruhan usus yang disebabkan oleh radang usus atau usus buntu.

4. Demam


Usus buntu seringkali menyebabkan demam ringan hingga suhu tubuh berkisar 38 °C. Jika usus buntu sudah mencapai kondisi yang parah demam bisa semakin meningkat.

Gejala penyakit usus buntu pada anak-anak dan lansia biasanya lebih sedikit, dan cenderung sulit untuk menggambarkan bahwa mereka sebenarnya sedang terserang penyakit ini. Untuk itu, dibutuhkan bantuan dokter dan tenaga kesehatan lain untuk diagnosis secara tepat.

Kamu juga perlu tahu, bagian perut yang terasa nyeri dapat berbeda-beda untuk setiap orang. Hal ini sangat bergantung pada usia dan posisi atau bagian usus buntu yang meradang.

Jika kamu sedang hamil, bagian perut yang terasa nyeri cenderung lebih atas. Alasannya, kehamilan ternyata menyebabkan posisi usus buntu kamu sedikit lebih tinggi dari orang pada kondisi normal.

Kiat Mengurangi Risiko Terserang Penyakit Usus Buntu


Kiat Mengurangi Risiko Terserang Penyakit Usus Buntu

Kamu tentu tidak mau mengalami usus buntu, bukan? Nah, agar kamu tidak terkena penyakit tersebut, kamu perlu tahu beberapa tips untuk mengurangi risikonya.

Risiko penyakit usus buntu bisa kamu kurangi dengan mengonsumsi makanan sehat dan memperbanyak konsumsi serat. Makanan berserat seperti sayuran dan buah tidak hanya membuat ususmu lebih sehat tetapi juga dapat mencegah sembelit.

Konstipasi atau sembelit tidak hanya membuat perutmu terlihat buncit. Gangguan saluran cerna ini dapat membentuk tumpukan tinja pada usus (fecal mass). Pada sebagian kasus, penumpukan inilah yang kemudian dapat memicu terjadinya peradangan usus buntu.

Menjaga kesehatan saluran cerna merupakan hal yang tidak boleh kamu abaikan. Sebab, saluran cerna berperan penting dalam pemenuhan kebutuhan nutrisi tubuhmu.

Untuk menjaga diri terhindar dari gejala penyakit usus buntu, terapkanlah pola hidup sehat seperti yang dijelaskan di atas. Jika gejala usus buntu muncul, segeralah berkonsultasi dengan dokter agar penyakit tersebut tidak semakin parah.

Rekomendasi untuk Anda