Mitos Perawatan Wajah untuk Cantik Lebih Alami

Demi kulit yang mulus, seorang wanita dapat melakukan beragam cara. Mulai dari yang alami, hingga beragam bahan kimia. Tapi, seperti apakah perawatan wajah yang tepat? Agar tidak salah langkah, kamu perlu tahu ragam mitos perawatan wajah serta faktanya.

Mitos Perawatan Wajah untuk Cantik Lebih Alami

Alih-alih mendapatkan kulit idaman, informasi yang salah bisa menimbulkan iritasi di kulitmu. Nah, berikut ini adalah beragam mitos dan fakta perawatan wajah yang perlu kamu catat baik-baik.

Mitos dan Fakta Perawatan Wajah


Dewasa ini, kamu bisa mendapatkan informasi tentang apapun melalui berbagai media, termasuk kecantikan. Namun kamu harus bijak dalam memilih informasi yang tersedia. Jadi, apa saja mitos terkait perawatan wajah yang kurang tepat? Yuk, simak ulasan berikut!

Mitos 1 : Sering Scrubbing Bisa Membuat Wajah Lebih Halus


Sebagian orang mungkin beranggapan kalau semakin sering melakukan pengelupasan sel kulit mati dengan pembersih khusus yang mengandung butiran scrub, maka akan membuat kulit lebih halus.

Tapi, perlu dicatat bahwa anggapan di atas tidaklah tepat. Terlalu sering menggunakan scrub malah akan menghilangkan kelembapan alami dari wajah. Sebagai akibatnya, wajahmu akan menjadi kering. Butiran scrub juga bahkan bisa melukai kulitmu.

Sebaiknya, gunakan pembersih wajah yang sesuai dengan jenis kulitmu dan batasi penggunaan scrub. Ikuti juga petunjuk penggunaan yang tertera pada kemasan untuk hasil yang maksimal, ya!

Mitos 2 : Jerawat Harus Dipencet agar Sembuh


Kalau ada jerawat yang tumbuh, kamu pasti tidak sabar ingin memencetnya, kan? Ternyata, tindakan mengeluarkan nanah dari dalam jerawat ini termasuk mitos perawatan wajah yang dapat memperburuk peradangan kulitmu.

Memencet jerawat secara paksa agar pecah bisa menekan nanah semakin dalam ke bawah permukaan kulit. Peradangannya juga dapat menjadi lebih parah. Jadi, lebih baik biarkan jerawat hingga sembuh sendiri.

Jika tetap ingin memencetnya, gunakan alat khusus untuk mengeluarkan nanah dari dalam jerawat. Jangan lupa untuk mensterilkan alat ini sebelum dan sesudah digunakan.

Mitos 3 : Rutin Facial Bisa Mengusir Jerawat


Beberapa orang meyakini bahwa facial merupakan salah satu metode perawatan yang dapat membersihkan kulit dari kotoran dan jerawat membandel. Namun, ternyata ini hanyalah mitos!

Pasalnya, frekuensi facial yang berlebihan justru bisa meningkatkan risiko kulit berjerawat. Metode kecantikan ini ternyata hanya menawarkan efek relaksasi sesaat untuk kulit, namun tidak memberikan efek jangka panjang.

Melakukan facial sesekali bukan masalah, namun cara ini sebaiknya tidak terlalu sering kamu lakukan. Sebelum melakukannya, kamu lebih baik berkonsultasi dengan dokter dulu.

Mitos 4 : Lupakan Tabir Surya Saat Cuaca Sedang Mendung!


Tidak ada yang menjamin cuaca mendung membebaskan kulit wajahmu dari paparan sinar ultraviolet (UV). Faktanya, sinar UV tetap mampu menembus lapisan awan sekalipun pada cuaca mendung.

Oleh karena itu, penggunaan tabir surya di pagi dan siang hari dalam segala cuaca sangat penting untuk melindungi kulitmu. Pastikan kamu mengoleskannya tiap dua jam sekali, apalagi jika kamu sering beraktivitas di luar ruangan.

Gunakan tabir surya dengan yang mengandung setidaknya 30 SPF (Sun Protector Factor). Angka ini sudah cukup untuk melindungi kulitmu dari paparan sinar UV. Kamu tidak perlu memilih produk dengan kandungan SPF yang lebih tinggi karena keefektifannya akan sama saja.

Mitos 5 : Makeup yang Mengandung SPF Sudah Cukup untuk Melindungi Kulit


Hal ini tentu saja mitos. Pada dasarnya, kamu perlu mengaplikasikan berlapis-lapis riasan guna mendapatkan perlindungan hingga sesuai dengan angka SPF yang dijanjikan pada kemasan produk makeup.

Maka dari itu, kamu sebaiknya menambahkan tabir surya di wajahmu sebelum memakai makeup. Pastikan juga kamu tidak melupakan area leher agar warna kulitmu tetap merata.

Mitos 6 : Produk yang Mahal Pasti Bagus untuk Kulit


Siapa bilang merawat wajah harus menggunakan produk yang mahal? Nyatanya, bahan-bahan dalam sebagian besar produk kecantikan itu sejatinya serupa.

Meski begitu, bukan berarti produk mahal tidak bagus, lho. Pilihan maupun harga produk yang kamu gunakan bergantung pada keputusanmu sendiri. Pastikan kamu cermat dalam membaca komposisi pada produk yang hendak kamu gunakan agar sesuai dengan jenis kulitmu.

Mitos 7 : Vitamin E Mampu Menghilangkan Bekas Luka


Vitamin E sering disebut memiliki efek untuk menyamarkan bekas luka. Tapi sayangnya, hal ini masuk ke dalam mitos perawatan wajah. Pasalnya, belum ada bukti ilmiah yang cukup untuk mendukung hal ini.

Pada sebagian orang, penggunaan vitamin E dalam bentuk oles berpotensi menyebabkan ruam gatal dan kemerahan pada kulit. Kondisi ini dikenal dengan istilah dermatitis kontak.

Mitos 8 : Prosedur Laser Membuat Kulit Tampak Awet Muda


Mitos perawatan wajah yang terakhir adalah terapi laser. Terapi ini kerap kali digunakan dalam bidang kecantikan. Umumnya, prosedur ini bertujuan sebagai terapi antipenuaan, serta menghilangkan flek hitam karena sinar matahari.

Namun tidak semua masalah kulit cocok untuk menjalani prosedur ini. Terapi ini bukanlah sejenis sulap yang bisa memperbaiki kondisi kulit secara instan. Oleh sebab itu, butuh pendapat dari dokter untuk menentukan apakah kamu cocok atau tidak untuk menjalaninya.

Sebagaimana menjaga kesehatan, merawat kulit juga memerlukan konsistensi dan kedisiplinan. Pemilihan produk yang sesuai dengan jenis kulit serta penggunaan tabir surya yang rutin menjadi hal yang patut diperhatikan untuk merawat kulit cantikmu.

Tidak hanya itu, kamu juga perlu menerapkan pola hidup sehat agar kulit tetap awet muda. Contohnya, teratur berolahraga dan mengonsumsi makanan bergizi seimbang.

Penting untuk tidak tergiur dengan beragam mitos perawatan wajah yang menjanjikan hasil instan. Ingat, kamu perlu ketahui dulu fakta dan kebenaran di baliknya.

Rekomendasi untuk Anda