May 1, 2018

Penyebab Sakit Saat Berhubungan Intim

Meski lebih sering dialami oleh wanita, rasa sakit saat melakukan hubungan intim juga dapat dialami oleh kaum pria. Mengetahui penyebab sakit ini adalah hal yang penting agar keluhan tidak muncul lagi dan kemesraan kamu dengan pasangan bisa kembali terjalin.

Penyebab Sakit Saat Berhubungan Intim

Sakit saat berhubungan intim atau disebut juga dispareuna dapat terjadi saat ataupun sesudah berhubungan intim. Faktor yang memengaruhi timbulnya nyeri berbeda-beda pada wanita dan pria. Nah, kondisi apa saja yang mungkin menjadi pemicunya?

Ini Penyebab Sakit Saat Berhubungan Intim pada Wanita


Ini Penyebab Sakit Saat Berhubungan Intim pada Wanita

Jenis rasa sakit saat berhubungan seksual yang muncul pada wanita bisa bervariasi. Nyeri yang timbul dapat berupa sensasi seperti robek, sensasi terbakar, ataupun seperti berdenyut pada vagina.

Lokasi kemunculan rasa sakit juga bisa berbeda. Sebagian ada yang merasakannya pada vagina saat penetrasi, sementara yang lain mengalaminya di bagian panggul setelah penetrasi berlangsung.

Bila terasa pada vagina, rasa sakit ini bisa disebabkan oleh kondisi-kondisi berikut:

1. Kurangnya Cairan Pelumas pada Vagina


Normalnya, kelenjar pada permukaan vagina akan mengeluarkan cairan untuk melancarkan proses hubungan intim. Bila produksi cairan ini berkurang dan vagina kering, rasa sakit ketika berhubungan seksual pun akan muncul.

Kurangnya durasi foreplay dengan pasangan atau penurunan kadar estrogen (karena menopause atau setelah melahirkan) bisa memicu kondisi ini. Begitu pula dengan konsumsi obat-obatan, seperti antidepresan atau pil kontrasepsi.

2. Alergi


Alergi juga dapat menjadi penyebab kondisi ini. Mungkin saja kulit para organ intimmu mengalami reaksi alergi terhadap zat tertentu. Contohnya, spermisida (zat untuk mematikan sel sperma), bahan lateks dari kondom, maupun zat kimia dari sabun dan sampo.

3. Vaginismus


Vaginismus adalah keadaan di mana otot-otot vagina menutup dengan sangat erat. Akibatnya, proses penetrasi akan terasa lebih menyakitkan. Hal ini dipengaruhi oleh beragam kondisi, baik medis maupun psikologis.

4. Infeksi


Bila bagian intimmu mengalami infeksi, peradangan yang kamu rasakan mungkin menyebabkan timbulnya rasa nyeri ketika berhubungan intim.

Inflamasi tersebut bisa diakibatkan oleh beberapa infeksi, seperti infeksi jamur, infeksi saluran kemih (ISK), atau penyakit menular seksual (seperti gonore, klamidia, atau herpes genital).

Selain itu, nyeri yang muncul pada bagian dalam panggul (ketika penetrasi makin dalam), bisa terjadi karena beberapa gangguan kesehatan di bawah ini:

  • Pelvic inflammatory disease (PID), yaitu infeksi pada organ reproduksi wanita yang terdapat dalam panggul (rahim, tuba falopi, dan ovarium).
  • Endometriosis, yakni kondisi di mana jaringan yang menyerupai permukaan rahim (endometrium) ditemukan di luar rahim.
  • Mioma pada rahim, yakni pertumbuhan jaringan ikat dan otot yang abnormal, namun bukan merupakan suatu keganasan.
  • Irritable bowel syndrome (IBS), yaitu gangguan saluran cerna yang menyebabkan beragam keluhan seperti kram perut, kembung, diare, atau justru sulit buang air besar
  • Konstipasi atau sembelit.

Ini Penyebab Sakit Saat Berhubungan Intim pada Pria


Ini Penyebab Sakit Saat Berhubungan Intim pada Pria

Rasa sakit saat berhubungan intim bukan hanya masalah bagi wanita, namun pria juga dapat mengalaminya. Penyebab di balik rasa nyeri ini bisa meliputi:

1. Prostatitis


Penyakit ini adalah peradangan pada kelenjar prostat, yang dapat menimbulkan pembengkakan dan nyeri pada daerah di belakang penis (tepat di bawah kandung kemih). Keluhan lain yang dirasakan bisa berupa rasa nyeri atau terbakar saat buang air kecil, serta nyeri ketika ejakulasi.

2. Fimosis dan Parafimosis


Pada pria yang belum disunat, kedua kondisi ini bisa menjadi pemicu sakit saat berhubungan intim.

Fimosis adalah keadaan kulup yang terlalu ketat sehingga tidak bisa ditarik untuk mengeluarkan kepala penis, sedangkan parafimosis adalah kondisi kulup yang tersangkut di bawah kepala penis dan tidak dapat ditarik kembali menutupi kepala penis.

Di samping tidak bisa ditarik karena terlalu ketat, adanya luka atau peradangan pada kulup turut menjadi penyebab sakit saat berhubungan intim pada pria.

3. Reaksi Alergi


Alergi bisa disebabkan oleh zat kimia dalam alat kontrasepsi (seperti kondom) maupun sabun yang digunakan. Tidak hanya itu, cairan vagina pasangan pun bisa menyebabkan reaksi ini.

Alergi akan menimbulkan reaksi peradangan pada kulit penis, terutama pada pria yang belum menjalani sunat.

4. Infeksi


Sama seperti wanita, infeksi pada organ intim juga berpotensi menyebabkan munculnya rasa nyeri saat berhubungan seks. Contohnya, infeksi akibat jamur, herpes, serta klamidia.

Terdapat beragam faktor yang menjadi penyebab timbulnya rasa sakit saat berhubungan intim. Tidak hanya karena gangguan pada fisik, stres atau depresi juga bisa menjadi dalang di balik masalah ini.

Bila kamu masih ragu, kunjungilah dokter bersama pasanganmu untuk memperoleh penanganan yang tepat. Tidak perlu malu atau enggan untuk mendiskusikannya dengan tenaga medis profesional jika memang diperlukan.

Dengan mengetahui penyebabnya, kamu dan pasangan diharapkan bisa mencari jalan keluar bersama. Langkah ini akan membuatmu terhindar dari deraan stres karena rasa bersalah atau merasa tidak puas ketika berhubungan intim.

Tambahkan komentar Anda
EmoticonEmoticon