Amankah Ibu Menyusui Minum Soda?

Pertanyaan tentang boleh tidaknya ibu menyusui minum soda bukanlah yang pertama kali tercetus.

Amankah Ibu Menyusui Minum Soda

Memang pada dasarnya banyak pantangan atau aturan yang harus diikuti oleh ibu pasca melahirkan terutama yang berkaitan dengan makanan dan minuman yang dikonsumsi.

Oleh karena itu, tidaklah heran jika banyak pertanyaan yang muncul terkait tentang pantangan ibu pasca melahirkan, terutama ibu menyusui.

Hal ini dikarenakan asupan ibu menyusui akan mempengaruhi produksi ASI dan juga berpengaruh pada bayi.

Bolehkah Ibu Menyusui Minum Soda?


Soda merupakan salah satu minuman yang sebenarnya tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh ibu menyusui.

Minuman bersoda memiliki kandungan pewarna buatan, pemanis buatan, dan juga kafein.

Kafein sendiri merupakan zat yang sangat mudah untuk diserap usus dan bahkan akan langsung terserap oleh darah yang akhirnya didistribusikan ke seluruh jaringan tubuh, termasuk otak.

Kafein juga termasuk zat yang tidak mudah dikeluarkan melalui urin. Orang dewasa membutuhkan waktu 5-6 jam untuk mengeluarkan sekitar setengah kadar kafein di dalam darah.

Sedangkan bayi memerlukan waktu 14 jam untuk mengeluarkan kafein karena bayi masih sulit memetabolisme kafein yang masuk ke dalam tubuhnya. Minuman bersoda menyebabkan perut ibu dan bayi tidak nyaman karena menimbulkan gas.

Oleh karena itu, apabila memang tidak ingin maka sebaiknya ibu menyusui tidak perlu mengkonsumsi minuman bersoda.

Tetapi jika memang sedang ingin mengkonsumsi minuman bersoda, sebaiknya cukup 300 mg per hari atau sekitar 3 cangkir gelas setiap harinya.

Asupan yang Tidak Dianjurkan Untuk Ibu Menyusui


Selain minuman yang mengandung soda dan kafein yang tidak dianjurkan bagi ibu menyusui, berikut ini adalah beberapa asupan lain yang juga tidak dianjurkan untuk dikonsumsi oleh ibu menyusui.

Jeruk


Buah jeruk memang berdampak baik dalam pemenuhan stamina. Tetapi, kandungan asam yang ada pada buah jeruk terlalu tinggi dan dapat mengganggu pencernaan bayi yang sistemnya masih belum sempurna.

Oleh karena itu, jika konsumsi jeruk oleh ibu menyusui terlalu berlebihan maka dapat membuat bayi rewel dan menimbulkan ruam popok.

Maka, dianjurkan bagi ibu menyusui untuk mengganti asupan vitamin C dengan buah lain seperti mangga, papaya, dan jambu merah.

Brokoli


Brokoli adalah sayuran yang memiliki nutrisi tinggi serta mengandung antioksidan.

Tetapi, brokoli dan juga kembang kol menyebabkan bayi mengalami perut mulas dan akan menjadi sering membuang angin karena brokoli menimbulkan gas.

Maka, kurangilah mengkonsumsi brokoli ataupun kembang kol untuk sementara waktu dan ganti dengan mengkonsumsi wortel atau bayam.

Makanan Pedas dan Bersantan


Rasa ASI dipengaruhi oleh asupan makanan yang dikonsumsi oleh ibu. Mengkonsumsi makanan pedas dapat mengubah rasa ASI menjadi pedas sehingga bayi akan tiba-tiba rewel.

Sebagai solusinya, ibu menyusui dapat mengganti bubuk cabai dengan jahe untuk memberi efek hangat pada perut.

Bawang Putih


Harum yang ditimbulkan oleh bawang putih akan membuat ibu berselera makan tetapi tidak bagi sang bayi. Aromanya yang terlalu kuat tidak disukai oleh bayi.

Jadi, apabila bayi menjadi rewel ketika sedang meminum ASI maka kemungkinan bayi mencium aroma bawang putih pada ASI ibu.

Susu Sapi


Bagi ibu menyusui, sebaiknya berhati-hati ketika mengkonsumsi susu sapi karena akan mengalir ke dalam ASI dan secara tidak langsung bayi akan meminum susu sapi tersebut.

Dampaknya adalah reaksi alergi atau bahkan alergi karena pencernaan bayi yang masih belum kuat. Maka, sebaiknya batasi konsumsi susu sapi dan ganti dengan susu kedelai.

Kesimpulan


Ibu menyusui harus benar-benar memperhatikan asupan makanan dan minuman karena akan berdampak pula bagi buah hati.

Oleh karena itu, mengenai bolehkah ibu menyusui minum soda, ibu sebenarnya tidak dianjurkan tetapi jika terpaksa sebaiknya konsumsi dalam kadar yang wajar.

Rekomendasi untuk Anda