Berhubungan Intim saat Masa Menstruasi?

Karena jangka waktu yang agak lama antara 7-10 hari, terkadang bisa mengganggu aktivitas seksual dengan pasangan. Muncul pertanyaan besar, amankah berhubungan intim saat haid?

Berhubungan Intim saat Masa Menstruasi

Kehidupan seks yang sehat memainkan peranan penting dalam kesehatan setiap pasangan secara keseluruhan.

Setelah resmi menjadi pasangan suami istri, memang sangat lumrah bahkan dianjurkan untuk melakukan hubungan seksual dengan berbagai pose, gaya dan variasi.

Banyak penelitian yang menunjukan bahwa orang yang memiliki kehidupan seks aktif, bisa menjaga kesehatan fisik dan mental yang sehat.

Tetapi, apakah aman untuk menikmati hubungan intim saat haid masih menjadi pertanyaan yang menimbulkan kontroversi.

Bayangkan saja, apakah Anda dan pasangan merasa nyaman dengan hubungan intim ketika pasangan sedang melakukan chumming kendati Anda sudah menggunakan pembersih Miss V?

Atau apakah hubungan intim selama masa menstruasi bisa meringankan kram perut dan nyeri haid? Untuk menjawabnya, simak ulasannya dibawah ini :

Seberapa Aman Seks saat Menstruasi?


Menurut Dr.Anuradha Kapur, Direktur dan Kepala Unit - Institute of Obs and Gynae, Max Smart Super Specialty Hospital, Saket, adalah sangat tidak aman melakukan hubungan intim saat haid.

Pasangan Anda sedang mengeluarkan darah kotor dengan berbagai jenis kuman, bakteri, dan aroma yang tidak sedap.

Tindakan ini bisa menyebabkan potensi tertular infeksi kuman dan bakteri sangat tinggi. Terutama di bagian kepala Mr. P yang terdapat lubang kecil dan tidak menggunakan kondom saat berhubungan seks.

Akan tetapi, jika memang Anda dan pasangan ingin melakukan hubungan intim, Anda masih memiliki kesempatan terbuka lebar untuk melakukan foreplay atau bercumbu.

Pro dan Kontra


Banyak orang yang menyebutkan jika berhubungan intim selama masa menstruasi memiliki manfaat seperti mengurangi nyeri atau kram perut. Tetapi menurut Dr.Anuradha Kapur, tidak ada manfaat seperti itu.

Dipandang dari perspektif kebersihan misalnya, selama masa menstruasi, wanita sedang mengeluarkan darah kotor yang terdapat banyak kuman dan bakteri.

Hal ini sangat tidak bersih dan bisa menyebabkan infeksi pada kelamin pasangan.

Di samping itu, aroma yang ditimbulkan juga sangat tidak sedap, hal ini dapat memengaruhi fungsi otak yang menyebabkan libido dan suasana hati menurun sehingga hubungan seksual menjadi tidak menarik.

Sejumlah awam juga menyebutkan bahwa berhubungan intim selama masa menstruasi itu lebih nyaman karena kondisi vagina lebih basah. Padahal, hal ini tidak sepenuhnya benar.

Dalam kondisi vagina yang lembap karena darah menstruasi, sangat mudah terinfeksi jamur dan bakteri. Jika pasangan kehilangan kendali saat penetrasi, mr. P kemungkinan bisa masuk terlalu dalam dan keras yang dapat mengganggu bahkan bisa merusak leher rahim dan memicu kanker serviks.

Berapa Peluang untuk Hamil?


Mitos yang beredar di masyarakat menyebutkan bahwa berhubungan intim saat masa menstruasi tidak akan membuat kehamilan. Meskipun jarang terjadi, tetapi hal ini masih bisa terjadi.

Menurut Dr.Kapur, kemungkinan hamil sangat rendah karena siklus ovulasi dimulai setelah 14 hari. Tapi, ada beberapa kasus, wanita masih bisa hamil setelah berhubungan intim saat menstruasi.

Hal ini dikarenakan tingkat kesuburan yang sangat tinggi dan kualitas sperma yang sehat.

Nah, mengingat potensi risiko yang cukup besar untuk terinfeksi bakteri dan kuman, jadi Anda perlu mempersiapkan diri untuk menghindari risiko berhubungan intim saat haid.

Lebih baik berhubungan intim dengan aman dan sehat agar meningkatkan kualitas kehidupan seks Anda berdua.

Apa Posisi Ideal Hubungan Seks saat Haid?


Jika seseorang ingin melakukan hubungan seks saat haid, Dr Kapur menyebutkan bahwa sebenarnya tidak ada posisi khusus yang disarankan.

Akan tetapi, bila tetap ingin berhubungan seks selama menstruasi, sebaiknya coba pose misionaris. Posisi ini membuat aliran darah tidak berantakan karena wanita tetap berada di bawah saat penetrasi.

Apakah Aman untuk Memakai Pembalut saat Berhubungan Intim?


Berhubungan seks dengan memakai pembalut sama sekali tidak disarankan dan tidak ada manfaatnya.

Pasalnya, pembalut ditempatkan pada area sekitar vagina sehingga hal ini membuat miss v terasa sakit.

Selain itu, pembalut yang terkena gesekan juga mudah tergeser dan melukai vagina, sehingga bisa membuat banyak masalah.

Saya adalah editor di situs Kabar Sehat, salam kenal.

Share this